News Breaking
Live
wb_sunny

Breaking News

Mahasiswa Ilkom UMS Gelar Kampanye Kreatif: Gerakan Pelestarian Jamu Nusantara di CFD Surakarta

Mahasiswa Ilkom UMS Gelar Kampanye Kreatif: Gerakan Pelestarian Jamu Nusantara di CFD Surakarta

 Mahasiswa Ilkom UMS Gelar Kampanye Kreatif: Gerakan Pelestarian Jamu Nusantara di CFD Surakarta


Tim Mahasiswa Ilkom UMS Gelar Kampanye Kreatif fi CFD Surakarta

ditulis krmbali oleh Eko Prasetyo (www.Alexainfoterkini.com)

SURAKARTA - Mahasiswa Program studi Ilmu Komunikasi (Ilkom) Fakultas Komunikasi dan Informatika (FKI) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) menyelenggarakan gerakan pelestarian jamu Nusantara di Car Free Day (CFD) Slamet Riyadi, Surakarta.

Kampanye kreatif ini bertajuk Gerakan Pelestarian Jamu Nusantara yang dilaksanakan pada Minggu, (22/12) pagi.

Ketua Tim, Reisha Amelia Risdiana Dewi mengungkapkan kegiatan ini berlangsung di area CFD sepanjang jalan Slamet Riyadi, Surakarta. 

“Hal ini, bertujuan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya melestarikan jamu sebagai warisan budaya tradisional Indonesia untuk kesehatan,” ungkapnya Jumat, (27/12).


Foto Bersama

Dalam kampanye ini, lanjutnya, mahasiswa menghadirkan berbagai aktivitas interaktif, seperti pembagian sampel jamu gratis, bincang seputar jamu, challenge hingga mengadakan kuis bersama.

Reisha Amelia Risdiana Dewi, juga menyampaikan bahwa kampanye ini diselenggarakan untuk menyadarkan masyarakat akan pentingnya melestarikan jamu di tengah banyaknya penggunaan obat-obatan kimia.

Dengan antusias, masyarakat terutama Gen Z yang hadir dan ikut berpartisipasi, baik dalam mencicipi jamu, bermain kuis maupun berdialog langsung dengan mahasiswa dan ibu penjual jamu.

"Kegiatan ini juga dilakukan sebagai bentuk memperingati Hari Ibu di seluruh dunia," lanjutnya.

Tidak hanya mengangkat keunikan budaya lokal, kampanye ini juga mengajak generasi muda untuk lebih mencintai produk tradisional yang kaya manfaat.

“Acara ini bagus, saya jadi lebih mengenal manfaat jamu, dan macam-macam jamu,” kata Tika, salah satu pengunjung Jatara.

Selain meningkatkan kesadaran masyarakat, kampanye ini juga bertujuan mengedukasi masyarakat mengenai jamu sebagai warisan nusantara yang harus dilestarikan.

“Semoga acara ini dapat terus berlanjut ke depannya,” pungkasnya. (Fika/Humas)

Tags

Masukan Pesan

Silahkan masukan pesan melalui email kami.